Wednesday, 1 October 2014

Published 22:40 by with 0 comment

BSB Cetak Laba Rp257 M



PALEMBANG - Kinerja Bank SumselBabel kian moncer hingga saat ini. Pihaknya sudah membukukan aset
 senilai Rp17 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) Rp14,8 triliun, kredit Rp11 triliun, dan CAR 15 persen.

    “Dengan demikian kami pun berhasil mencetak laba senilai Rp257 miliar. Kami optimis target laba tahun ini sebesar Rp345 miliar bisa tercapai,” jelas Sekretaris Perusahaan BSB, Faisol Sinin, kemarin.
    Untuk mencapai target tersebut, kami akan fokus terhadap target dan terus melakukan pembenahan internal. “Dalam 9 bulan menjabat, manajemen baru telah melakukan transformasi manajemen dengan menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG),” kata dia.

    Muhammad Adil, dirut BSB mengatakan, penerapan prinsip GCG sebagai upaya menghindari pegawai dari tindakan fraud. “Kami telah mengumumkan seluruh direksi dan pegawai dilarang menerima gratifikasi (hadiah uang, barang, bingkisan, parsel, rabat, voucher), dan lainnya," jelas Adil.

    Agar perolehan laba maksimal dan kredit macet bisa ditekan, lanjut Adil, BSB dalam memberikan kredit secara prudent dan menerapkan 4S (4 eyes principle) atau persetujuan melalui komite kredit. "Persaingan perbankan memperebutkan pasar ini semakin ketat, maka kami pun terus meningkatkan kualitas SDM dengan mendirikan learning center yang memberikan pelatihan kepada pegawai setiap minggu agar lebih profesional," bebernya.

    Untuk mengatasi debitur bandel sehingga menyelesaikan tunggakan kredit, BSB dengan tegas melakukan pelelangan agunan. Sedangkan debitur yang masih prospek dibina agar bisnisnya berjalan lebih baik. "Kami bersyukur, deputi komisioner OJK sempat mengatakan bahwa BSB sudah lebih sehat dengan manajemen baru yang profesional," tutupnya.

    Di tempat terpisah, BSB Cabang Indralaya resmi pindah ke kantor baru, kemarin (29/9). Semula kantor lama berlokasi di Timbangan 32 Inderalaya, pindah ke kantor baru, di Jalintim, No B 171, Km 34, Inderalaya Indah, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

    Pimpinan BSB Inderalaya, Syamsul Muhdi berharap di kantor baru BSB bisa memberikan pelayanan kepada nasabah secara optimal. "Kantor lama kita akan menjadi kantor kas BSB Inderalaya Km 32," tutup Syamsul.



Read More
      edit
Published 22:39 by with 0 comment

Perbanyak Koleksi Kaos Khas


PALEMBANG – Beragam produk pakaian berdesign khas Palembang lengkap ada di toko Musi Mania. Agar tetap menjadi pilihan konsumen, traveller atau turis yang berkunjung ke Metropolis, Musi Mania tak pernah berhenti berinovasi soal design pakaian terbaru.
“Sejak tiga Minggu lalu, kami mengenalkan produk kaos terbaru dengan desain khas Palembang yang menarik. Yakni kaos bergambar atau bertuliskan Palembang, Ampera, dan Ya Ca-cacam,” kata Kepala Regu Toko Musi MAnia Palembang Square (PS), Rafika kepada Sumatera Ekspres, Rabu (1/10).
Menurut dia, kehadiran tiga produk terbaru ini melengkapi koleksi kaos khas yang sudah ada. "Harga kaos yang kami tawarkan sangat kompetitif mulai Rp120 ribu–Rp135 ribu per pieces,” jelasnya. Secara total, lanjut Rafika, penjualan kaos Musi Mania masih berkontribusi paling besar mencapai 80 persen dengan rata-rata terjual 10-15 pieces per hari.
"Bisa naik 2-3 kali lipat jika ada event atau momen-moment tertentu," jelas dia. Banyaknya produk kaos khas yang terjual karena memang produk kaos Musi Mania branded untuk kaos khas dan sudah banyak dikenal konsumen maupun traveler dari luar. "Selain produk kaos, kami jual menjual pakaian seperti kemeja atau kaos berkerah, ada tas, aksesoris, sandal, dan lainnya,” tutur dia.
Supaya tetap menjadi pilihan konsumen, Musi Mania pun memberikan penawaran menarik kepada pelanggan setia, berupa diskon beli tiga pieces lebih hemat. “Kami berikan diskon hingga 50 persen untuk produk-produk tertentu. Kemudian bisa beli tiga pieces kaos produk Jingok seharga Rp100 ribu untuk warna putih/anak-anak dan harga Rp120 ribu untuk pembelian 3 pieces kaos warna," bebernya. Jika beli satuan harganya lebih mahal Rp45 ribu per pieces untuk kaos putih/anak-anak dan Rp50 ribu untuk kaos warna. 




Read More
      edit
Published 22:37 by with 0 comment

Satlantas Bagikan 500 Masker



PALEMBANG- 500 masker dibagikan Satuan Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Palembang di Jl Jendral Sudirman, simpang Charitas.

Satlantas Palembang, Kompol Arief Fitrianto SH SIK mengatakan pembagian masker ini agar pernafasan para pengendara, khususnya sepeda motor tidak terganngu.

"Dengan pembagian masker tersebut, diharapkan polantas dapat menjamin kesehatan masyarakat, khususnya saat terjadi kabut asap seperti ini," ujarnya, Kamis (2/10).

Dikatakan Arief, selain di simpang Charitas, bakal ada 10 titik lagi yang akan di
bagikan masker. "Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palembang untuk berhati - hati dan jangan lupa untuk menghidupkan lampu disiang hari karena jarak pandang akibat kabut asap ini sangat terbatas," tukasnya.




Read More
      edit
Published 22:36 by with 0 comment

Waspada Bahaya Komunis




PALEMBANG –Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo meminta masyarakat untuk mewaspadai ancaman dan bahaya laten komunis. Hal tersebut disampaikan Pangdam II/Sriwijaya saat upacara hari Kesaktian Pancasila di Makodam II/Sriwijaya, kemarin (1/10).
                 “Sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kepada para Pahlawan yang telah gugur untuk mempertahankan Pancasila dan mengenang kembali pengorbanan para pahlawan revolusi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman dan bahaya laten komunis,” tegas Pangdam.
Sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia  17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap NKRI.
“Rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara,”  jelasnya.
Untuk itu dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI. “Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila kita semua harus  membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI,” pungkasnya. 


Read More
      edit
Published 22:35 by with 0 comment

Belajar dari Sejarah




PALEMBANG – “Kita harus belajar dari sejarah. Pendahulu kita telah berjuang mati-matian untuk mempertahankan Pancasila”. Itulah sekelumit sambutan Wakil Wali Kota Palembang, H Harnojoyo, saat menjadi inspektur upacara (irup) Hari Kesaktian Pancasila di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), kemarin (1/10).

    Upacara yang diikuti seluruh jajaran Pemkot Palembang, unsur muspida, termasuk instansi terkait dan tamu undangan itu, berlangsung khidmat. Ditegaskannya, tidak dibenarkan keinginan segelintir orang yang ingin mencoba menumbangkan Pancasila.

“Harus tertanam dalam diri kita semangat untuk terus mengamalkan dan mempelajari makna dari Pancasila yang hingga sekarang masih dijadikan sebagai dasar negara,” imbuh Harnojoyo. Karena itu, sudah seharusnya seluruh lapisan masyarakat memaknai dengan benar Hari Kesaktian Pancasila.
Ketua DPRD Palembang, M Darmawan menyatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan refleksi  untuk memperkokoh, mempertahankan sekaligus terus menyosialisasikan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

“Mari kita perkokoh jati diri Pancasila, khususnya bagi generasi muda dan pelajar di  Palembang,” ajaknya. Sebelumnya, Sekretaris Korpri, H Maghrib Naisin mengatakan,  bendera setengah tiang pada 30 September dan upacara Hari Kesaktian Pancasila kemarin sesuai Keppres Nomor 193 tahun 1967. “Tujuannya mendukung dan menghayati Pancasila sebagai kekuatan dalam mengisi kemerdekaan RI,” tukasnya.



Read More
      edit
Published 22:34 by with 0 comment

Gaji Tersangkut Evaluasi APBD-P




PALEMBANG – Sekitar 300 karyawan Transmusi menggeruduk Kantor Wali Kota Palembang. Aksi damai mereka kemarin (1/10) pagi, menuntut pembayaran gaji mereka tiga bulan terakhir oleh PT SP2J (Sarana Pembangunan Palembang Jaya).

Koordinator aksi (korak), Juliansyah menegaskan, mereka semua tidak lagi memiliki cukup kesabaran menunggu gaji dibayarkan. Mereka menilai, PT SP2J dan Pemkot Palembang terus memberikan harapan dan janji palsu kepada ratusan karyawan.

“Sudah tiga bulan (Juni-September) kami belum menerima gaji. Sementara itu kami terus bekerja. Jika tidak, gaji kami diancam dipotong Rp300  ribu per hari oleh SP2J. Kami di sini butuh gaji karena anak istri harus diberi makan. Kendaraan untuk berangkat kerja juga perlu minyak,” cetusnya.

Tak hanya gaji, Juliansyah dan ratusan karyawan lain juga menuntut adanya perbaikan 100 bus Transmusi yang rusak. Katanya, kerusakan bus menjadi penghambat mereka untuk bekerja maksimal memberikan pemasukan bagi PT SP2J, induk usaha Transmusi.

Para karyawan juga mempertanyakan selisih gaji mereka yang kekurangan bayar. Dijelaskan Juliansyah, dalam BPJS Ketenagakerjaan, gaji mereka tertulis Rp1,63 juta per 13 Maret 2013. “Tapi, gaji pokok yang kami terima, baik driver maupun pramugara, hanya Rp1,52 juta. Ke mana Rp130 ribunya. Kekurangan ini sudah satu tahun lebih,” bebernya.

Itu artinya, untuk 300 karyawan, dengan kekurangan Rp130 ribu per bulan selama kurang lebih 1,5 tahun (Maret 2013-September 2014), ada pemotongan mencapai Rp421.200.000. Ke manakah selisih gaji karyawan Transmusi tersebut?

Ditambahkan Juliansyah, mereka akan tetap mogok kerja selama gaji belum dibayarkan. “Kami sudah mogok kerja pada Jumat lalu. Sampai upah kami dibayar, kami akan tetap seperti ini (mogok kerja). Kami akan bawa persoalan ini ke Pemprov dan Jakarta. Kami minta kepada Pemkot tidak lempar batu sembunyi tangan,” ujarnya.

Aksi tersebut disambut Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemkot Palembang,  Soedirman Tegoeh. “Bulan ini akan ada titik terang. Ini sudah lama dibahas. Pertengahan Oktober, kami upayakan secepatnya selesai,” janjinya.
Katanya, apa pun masalah yang ada di tubuh Transmusi, diharapkan bisa diselesaikan secara baik. “Kita kan sama-sama tahu bagaimana kondisi Transmusi sekarang. Tapi, tetap butuh proses untuk menyelesaikannya,” imbuhnya.

Kepala BPKAD Palembang, Zulfan mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, terutama PT SP2J, baik tentang gaji, upah maupun biaya perbaikan bus. “Kami sudah bahas pula masalah itu dengan DPRD Palembang. Untuk bus saja, kita masih berutang dengan BSB sebesar Rp16 miliar dan pihak ketiga Rp15 miliar. Jadi, banyak utang yang akan dibayar,” jelasnya.
Untuk gaji, saat ini BPKAD menunggu persetujuan evaluasi APBD Perubahan (APBD-P) 2014 dari Gubernur Sumsel. “Kami harapkan minggu ini sudah turun, jadi bersabarlah sedikit,” imbuhnya kepada para karyawan Transmusi.

Ditegaskannya, tak ada dana yang ditahan Pemkot Palembang untuk gaji awak Transmusi. Dalam APBD-P Palembang 2014 itu, telah dialokasikan Rp6 miliar.  Asisten III  Pemkot Palembang Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, M Hoyin menjelaskan, kebutuhan APBD-P untuk membayarkan gaji dan perbaikan bus Transmusi itu telah disampaikan kepada gubernur. “Tinggal menunggu diteken gubernur saja. Tahap pertama yakni membayar gaji dan biaya pemeliharaan,” jelasnya.

Mengenai selisih gaji, Hoyin menegaskan, akan mempertanyakan kepada SP2J. “Kalau ditandatangani gubernur hari ini (kemarin), maka kami bisa bayar gaji awak Transmusi pada Jumat ini juga,” tukasnya.



Read More
      edit
Published 22:33 by with 0 comment

Kabut Asap Masih Selimuti Metropolis



PALEMBANG- Kabut asap masih menyelimuti Metropolis. Seperti terlihat, Kamis (2/10) pukul 08.00 Wib. Kabut asap terlihat menyelimuti jalan-jalan dan sudut Kota Palembang.
Pengemudi kendaraan roda dua terpaksa harus menyalakan lampu untuk menghindari tabrakan. Sebab, jarak pandang terbatas. Pekatnya asap juga membuat mata perih dan cuaca gerah.
Hendri, salah satu warga mengeluh terhadap pekatnya kabut asap yang menyelimuti Metropolis. Hujan yang mengguyur Palembang dua pekan silam, hanya memadamkan kebakaran hutan sesaat. Setelah itu, warga kembali membakar lahan.
"Kalau hujan kembali turun, cuaca kembali akan sejuk," katanya.



Read More
      edit